Di sebuah desa,hiduplah seorang anak perempuan bernama Lina. Ia hidup bersama orangtuanya dan seorang kakak perempuan bernama Nina. Orangtuanya berprofesi sebagai petani. Lina adalah anak yang rajin dan baik hati, setiap setelah pulang sekolah ia selalu membantu orangtuanya di sawah. berbeda dengan Nina, setiap hari kerjaannya hanya bersolek didepan kaca dan tidak pernah membantu kedua orangtuanya di sawah.
Tidak seperti biasanya, Lina sepulang sekolah tidak membantu orangtuanya di sawah, lalu Nina berkata "Hey! kenapa kamu tidak membantu ayah dan ibu di sawah? dasar pemalas!" kata Nina dengan sangat kasar. Lina menjawab "Aku hari ini sedang tidak enak badan kak,bisakah kamu menggantikan aku hari ini di sawah?" sahut Lina dengan nada yang lemas. karena mendengar perkataan Lina yang seperti itu, tiba-tiba Nina menjadi marah dan berkata "Ha?apa yang kamu katakan Lina? sawah? kamu menyuruh aku untuk berpanas-panasan di sawah?? bagaimana dengan riasan di wajahku ini? semuanya akan hancur dan kulitku akan menjadi hitam apabila aku berpanas-panasan disana. Aku tidak mau!" lalu Nina pergi meninggalkan Lina. Karena Nina tidak mau menggantikan Lina ke sawah,maka dengan susah payah Lina berangkat ke sawah.
Setibanya disana ibu Lina melihat anaknya dengan muka pucat sedang duduk di saung lalu iya datang menghampiri dan bertanya " Apakah kamu sedang sakit Lina? mukamu terlihat sangat pucat dan badanmu panas sekali" ucap ibu Lina sambil memegangi tangan anaknya. "Aku tidak apa-apa bu" ucap Lina sambil tersenyum. "Tapi tubuhmu sangat panas nak,lebih baik kamu pulang saja dan berisitirahat di rumah" kata ibu Lina. "Tidak apa-apa bu, kalau aku pulang siapa yang membantu ayah dan ibu disini? aku disini saja ya bu, percayalah aku tidak apa-apa" jawab Lina. Karena Lina memaksa akhirnya ibunya menyetujui dia tetap berada di sawah tetapi ia hanya boleh duduk di saung saja tidak untuk membantu di sawah.
Di rumah,Nina sedang memoles dirinya di depan kaca sambil bersenandung kecil. Setelah dia merasa cukup,ia keluar berjalan-jalan di seputar rumah, pada saat melewati sebuah warung ia berhenti sejenak karena mendengar di radio di sebuah kota akan di selenggarakan sebuah kontes menyanyi. Ia sangat tertarik dan mencatat semua persyaratannya.
Bersambung.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar